Kamis, 21 April 2016

Hubungan olahraga dengan kejadian penyakit jantung koroner?

Hubungan olahraga dengan kejadian penyakit jantung koroner? - Inilah lima kekeliruan tentang aktivitas fisik dan olahraga yang kerap kali dikaitkan dengan penyakit jantung.

Olahraga hanya bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Salah. Orang yang aktif secara fisik memperoleh banyak manfaat positif. Olahraga teratur memberi energi tambahan, mengurangi stres, dan membuat kualitas tidur lebih baik. Olahraga juga menurunkan tekanan darah tinggi dan memperbaiki kadar kolesterol. Di samping itu juga membentuk otot, membakar kalori dan mengurangi berat badan. Jantung dan paru-paru berfungsi lebih efisien sehingga membuat kualitas hidup lebih baik.

Hubungan olahraga dengan kejadian penyakit jantung koroner? ternyata salah besar jika penderita penyakit jantung dilarang olahraga



Olahraga menyebabkan cedera.

Salah. Memang risiko paling umum dalam olahraga adalah cedera otot dan persendian. Cedera biasanya terjadi karena latihan yang terlalu keras atau lama, terutama bila orang itu tadinya jarang berolahraga. Untuk menghindari risiko, cobalah menambah tingkat latihan secara bertahap. Perhatikan tubuh Anda untuk setiap rasa sakit yang timbul, sehingga menyadari tanda-tanda masalah jantung, seperti rasa sakit di daerah kiri dada, leher kiri, bahu atau lengan selama atau setelah latihan.

Aktivitas fisik untuk menyehatkan jantung cukup didapat dari kegiatan rutin sehari-hari.

Salah. Gaya hidup orang zaman sekarang adalah sibuk tapi tidak aktif secara fisik. Sehari-hari lebih banyak berada di depan komputer. Cobalah masukkan olahraga ke dalam aktivitas harian.

Orang yang pernah kena serangan jantung tidak boleh olahraga.

Salah. Olahraga teratur justru dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung kedua kali. Selain menjaga diri untuk tetap sehat, olahraga bagi orang yang pernah mendapat serangan jantung juga akan memperbaiki perasaan dan penampilannya. Bila Anda pernah kena serangan, berkonsultasilah ke dokter untuk memilih latihan yang aman dan efek
baca juga:

Cara Menjaga Jantung Agar Sehat


Semakin tua usia, semakin sedikit aktivitas yang dibutuhkan.

Salah. Meski kita cenderung semakin tidak aktif dalam usia lanjut, aktivitas fisik masih diperlukan. Faktanya aktivitas fisik rutin pada lansia meningkatkan kapasitas mereka untuk melakukan kegiatan harian. Secara umum, usia paruh baya dan orang yang lebih tua memperoleh manfaat dari olahraga sama dengan orang muda. Yang penting adalah memilih olahraga yang sesuai dengan tingkat kebugaran tubuh.
baca juga:

12 Faktor Penyebab Penyakit Jantung

Jurnal/Makalah/Artikel Lanjutan

Hubungan olahraga dengan kejadian penyakit jantung koroner?
4/ 5
Oleh
Mesin Pencari Athallah

Ketik topik atau pembahasan apa saja yang anda cari di internet menggunakan Athallah Search Engine dibawah ini. Caranya cukup ketikkan topik nya di kotak box dibawah, kemudian tekan enter. InsyaAllah bebas website porno dan spam